Postingan

KAJIAN SENI RUPA DAN DESAIN

Gambar
  ANALISIS SEMIOTIKA MITOS,METAFORA, DAN METOMINI DALAM FILM "NO TIME TO DIE" Muhamad Bagus Prasetyo 202146500877 R4K Mitos: Krisis kepercayaan yang dialami Bond. Menurutnya, Bond memiliki satu cinta besar dalam hidupnya dengan Vesper namun justru berakhir dengan tragis dan cenderung membuatnya tidak mempercayai siapa pun.Dia sangat lelah sekarang karena kebanyakan orang yang memiliki hubungan dengannya mati. Jadi dia cenderung menyendiri, tapi saya pikir ada peluang nyata baginya untuk menemukan sesuatu. Metafora: “No Time To Die” akan mengungkap sisi sentimental dari karakter James Bond yang diperankan Daniel Craig, di samping tetap mengusung aksi petualangan yang selama ini telah menjadi ciri khas dari agen rahasia Inggris itu. Setelah patah hati yang dialami Bond dengan menghilangnya Vesper Lynd (diperankan Eva Green) di “Casino Royale”, hubungannya yang naik-turun dengan M dan MI6 (Dinas Intelijen Rahasia), serta rasa sakit yang ditimbulkan fakta yang diutarakan Blofeld

MENGKAJI MITOS DALAM SEBUAH KARYA SENI

Gambar
Mitos & Pengalaman Estetis Dalam Lagu "Monolog-Pamungkas". Lagu ini adalah salah satu lagu favorit saya, lagu ini menceritakan seseorang yang sedang bermonolog dengan diri sendiri. Menceritakan seseorang yang sedang merasa rindu dan ingin tetap hubungan itu tetap berjalan.  Sejujurnya saya tidak tau persis arti dari lagu ini, namun pengalaman estetis yang saya rasakan adalah selalu teringat saat pertama saya mendengar lagu ini. Lebih tepatnya pada sebulan sebelum corona. Lagu ini tidak pernah terlupa dari top rate playlist saya. Saya rasa, saya menyukai nada dan progresi pada lagu ini ketimbang liriknya.  Mitos yang saya alami terkait lagu ini kepada realita saya adalah seorang yang sedang rindu atau menunggu orang lain. Lalu disisi lain persis dengan judulnya "Monolog". Saya rasa, saya sering melakukan hal itu. 

Literature Review pada Objek Desain

  Jurnal 1     a. Judul = Analisis Semiotika Strukturalisme Ferdinand De Saussure pada Buku "Fihi Ma Fihi".        b. Object = Buku "Fihi Ma Fihi"        c. Metode = Metode Deskriptif kualitatif        d. Analisis = Buku "Fihi Ma Fihi" memiliki beberapa tanda atau semiotika seperti tanda personal maupun nilai-nilai pesan yang terkandung didalamnya serta dapat diterapkan oleh pembaca di kehidupan sehari-hari.     e. Kesimpulan = Pada buku ini banyak sekali pesan-pesan yang terkandung, berisi mengenai kumpulan materi kuliah batin dalam merefleksikan di kehidupan nyata yang amat tragis bagi para anak adam, yang tidak memahami rasa syukur dan kebijaksanaan, serta berisi pendapat dan komentar mengenai masalah yang ada di sekitar, tentang akhlak maupun ilmu irfan yang dilengkapi dengan tafsiran dari Al Quran maupun Hadist. tafsiran dalam buku ini mudah dipahami oleh orang-orang yang ingin bahagia sesuai dengan kemampuan dan dasar bersiasat di kehidupan. Pen

Inovasi Bentuk Figur Kayon Wayang Kulit Purwa Gaya Surakarta

Gambar
 Inovasi Bentuk Figur Kayon Wayang Kulit Purwa Gaya Surakarta         Wayang kulit adalah budaya indonesia yang memiliki ke unikanya sendiri. seiring perkembangan zaman banyak budaya nusantara yang ikut berkembang atau berinovasi termasuk figur kayon wayang kulit purwa gaya surakarta, seperti awal terbentuknya figur kayon di surakarta adalah geni dadi sucining jagat pada tahun 1522M sampai figur kayon gapura yang pertama kali ditemukan pada tahun 1856M. Topik tersebut menjadi topik yang dibawakan oleh bapak Pandu Pramudita dalam ujian terbuka untuk promosi doktor.          Dalam penelitian menggukan metode fenomenologi dengan lokus penelitian material khususnya adalah figur kayon gaya Surakarta yang didukung dengan data oral atau wawancara dari informan penelitian.  figur kayon dapat dibagi menjadi beberapa aspek  1. ragam ukuran 2. ragam raut bidang  3, ragam isian  4, ragam tatahan pada bentuk figur kayon terdapat tigas truktur yaitu adalah pucukan yang berbentuk kerucut yang kedua

Hubungan Semiotika dan Gitar

Gambar
 Assalamu'alaikum Wr. Wb.  Sebelumnya perkenalkan nama saya Muhamad Bagus Prasetyo disini saya akan memberikan sebuah tulisan tentang sesuatu lebih tepatnya gitar atau yang lebih lengkapnya seperti pada judul yang saya berikan di blog ini.  seperti yang kalian ketahui bersama sama,bahwa "semiotika"adalah sebuah "tanda"  yang di definisikan sebagai objek -objek,peristiwa , penanda ataupun tanda.       Didalam kehidupan sehari - hari secara tidak kita sadari, ada banyak sekali semiotika atau tanda di sekitar lingkungan kita. Mulai dari suatu hal kecil bahkan hal yang lebih besar hingga menjadi sebuah tanda atau penanda. Sebagai contoh semiotika yang saya ambil di dalam kehidupan sehari - sehari saya adalah gitar.          Langsung saja saya akan menceritakan bagaimana saya bisa tertarik memainkan gitar dan lumayan mengubah situasi atau keadaan dihidup saya.          Awal saya memiliki gitar itu pada saat saya kelas 1 SMP. Gitar itu adalah gitar dengan merk Gibson